Sarapan Pagi, Nasi Pecel Bu Tien

Madiun Punya Kuliner - Rasanya kurang pas di Madiun kalau sarapannya bukan nasi pecel. Hampir di setiap warung di Madiun menjual makanan khas yang sudah melegenda ini. 

Rasanya tidak ada bosan - bosannya. Meskipun sudah sering makan nasi pecel. Bahkan dulu sewaktu orang tua masih buka warung, sarapannya setiap pagi, siang dan sore selalu nasi pecel. Tidak ada bosannya. 

Sekarang, warung nasi pecel Bu Tien ini menjadi salah satu langganan untuk sarapan pagi. Biasanya setelah ngantar anak sekolah saya mampir di warung ini. Kadang sendirian. Kadang juga ditemani anak dan istri. 

Warung nasi pecel Bu Tien ini berada di timur perempatan pintu Dagangan. Kurang lebih sekitar 200 meter. Tepi jalan raya arah ke Desa Segulung. Sebelah selatan jalan jika dari arah barat. Sebelum jembatan mungkung. Warung nasi pecel ini berada di rumah model lama.

Pagi hari, warung nasi pecel ini lumayan rame. Para pedagang usai belanja di pasar, maupun masyarakat yang melintas biasanya akan sarapan di sini juga. Buka setiap hari. Kecuali hari Jum'at biasanya tutup.

Nasi pecel Bu Tien ini juga dilengkapi dengan berbagai lauk. Sesuai selera pembeli. Ada lauk tempe, heci, rempeyek, ayam, rempelo dan lain sebagainya. Harganya pun cukup terjangkau. Satu porsi nasi pecel lauk tempe seharga Rp. 5 ribu. Jika tambah teh hangat seharga Rp. 6 ribu.

Semoga bermanfaat. Salam Madiang.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Sarapan Pagi, Nasi Pecel Bu Tien"

  1. belum ke Madiun kalau belum makan nasi pecel wenak

    BalasHapus
  2. Wih bisa di jadikan pilihan kulineran ni saat berada di Madiun ini, kelihatannya rasanya mantab keren

    BalasHapus